Lewati ke konten utama
Kitsuku Class Class
Kembali ke Daftar Artikel
Bab 39

Materi Tata Bahasa: Minna no Nihongo 2 (Bab 39) - Pelajaran 39

Berikut materi tata bahasa (Bunpo) lengkap untuk bab ini. Yuk pelajari rumus pola kalimat, penjelasan, dan contoh penggunaannya secara bertahap!

Pola Kalimat dari 5
1

〜て (で)、〜 (Menyatakan Sebab/Alasan yang Menimbulkan Perasaan)

RUMUS / POLA KALIMAT:
V-て / V-なくて / KS-i くて / KS-na で、〜 (Perasaan)
POLA SEBAB-AKIBAT: UNGKAPAN PERASAAN & EMOSI (感情・気持ちの理由)
KK-て / KK-なくて / KS-i (〜くて) / KS-na (〜で) 、 [Ungkapan Perasaan / Emosi Spontan]
📊 Tabel Perubahan Bentuk Penyebab & Pasangan Kata Emosi
Klausa pertama adalah penyebab alami, dan klausa kedua adalah reaksi perasaan yang timbul seketika.
Jenis Kata (Penyebab) Perubahan Bentuk Penyebab Contoh Pola Kalimat Lengkap
Kata Kerja Positif
動詞 (肯定)
[Bentuk -て]
• 聞ききます → 聞きいて
• 会あえます → 会あえて
• 事故じこの ニュースを 聞きいて、びっくりしました。
(Kaget karena mendengar berita kecelakaan.)
Kata Kerja Negatif
動詞 (否定)
[Bentuk -なくて]
• 来こない → 来こなくて
• 会あえない → 会あえなくて
• 家族かぞくに 会あえなくて、寂さびしいです。
(Kesepian karena tidak bisa bertemu keluarga.)
Kata Sifat-i
い形容詞
[〜い → 〜くて]
• 悪わるい → 悪わるくて
• 痛いたい → 痛いたくて
• 試験しけんの 結果けっかが 悪わるくて、がっかりしました。
(Kecewa karena hasil ujian buruk.)
Kata Sifat-na
な形容詞
[〜な → 〜で]
• 複雑ふくざつ[な] → 複雑ふくざつで
• 不安ふあん[な] → 不安ふあんで
• 機械きかいの 操作そうさが 複雑ふくざつで、困こまりました。
(Bingung/repot karena operasi mesin rumit.)
💡 Catatan Penting Bab 39 Bagian 1
• Khusus untuk Perasaan & Emosi Spontan: Bagian belakang kalimat pada pola ini hanya digunakan untuk kata-kata yang menyatakan reaksi psikologis/emosi langsung yang timbul tanpa disengaja, seperti:
  • Kata Kerja Emosi: びっくりします (terkejut/kaget), 安心あんしんします (lega), がっかりします (kecewa), 困こまります (bingung/susah).
  • Kata Sifat Emosi: 嬉うれしい (senang), 悲かなしい (sedih), 寂さびしい (kesepian), 恥はずずかしい (malu), 残念ざんねん[な] (disayangkan/kecewa).
• Urutan Kronologis Wajib: Hal yang menjadi penyebab (klausa 1) harus terjadi lebih dulu atau bersamaan dengan munculnya perasaan tersebut (klausa 2).
• Partikel Subjek dalam Klausa Anak: Bila pelaku atau subjek pada klausa penyebab berbeda dengan pembicara, subjek tersebut ditandai dengan partikel が (contoh: 家族かぞくが 元気げんきで、安心あんしんしました).
⚠️
Sering Salah & Perbandingan Kritis (〜て vs 〜から):
• DILARANG untuk Kemauan, Perintah, Ajakan, atau Permohonan:
Kalimat kedua pada pola 〜て / 〜くて / 〜で TIDAK BOLEH diakhiri bentuk kemauan pembicara (〜たいです), ajakan (〜ましょう), perintah keras, maupun permohonan (〜てください). Jika ada kehendak/perintah, WAJIB menggunakan 〜から (yang dipelajari di Bab 9).
  ❌ 危あぶなくて、触さわらないでください。 (Salah: bentuk permohonan/larangan tidak boleh dipasangkan dengan 〜くて)
  ✅ 危あぶないですから、触さわらないでください。 (Benar: gunakan 〜から)
  ❌ 時間じかんが なくて、タクシーで 行いきましょう。
  ✅ 時間じかんが ないですから、タクシーで 行いきましょう。 (Benar: ajakan memakai 〜から)
• Ringkasan Perbandingan Cepat:
- 〜て / 〜くて / 〜で: Alasan objektif & alamiah → Akibat terbatas pada perasaan/emosi spontan atau ketidakmampuan.
- 〜から: Alasan subjektif dari sudut pandang pembicara → Bebas diikuti kehendak, perintah, izin, ajakan, ataupun rencana.
💬 Contoh Percakapan Kontekstual
PERCAKAPAN 1 • KABAR DARI KELUARGA (DI KELAS / ASRAMA)
A
Sdr. Miller, akhir-akhir ini apakah ada kabar dari keluarga?
B
Iya, kemarin surat dari ibu datang sehingga saya lega. Katanya semuanya sehat.
A
Syukurlah kalau begitu!
PERCAKAPAN 2 • MENANGGAPI HASIL UJIAN
A
Karina-san, kamu kenapa? Kelihatannya kurang bersemangat ya.
B
Sebenarnya, saya kecewa karena tidak bisa berbicara dengan lancar di lomba pidato.
A
Begitu rupanya. Sayang sekali ya. Tapi, lain kali pasti akan berjalan lancar kok.
📚 Contoh Kalimat Lengkap
1
Saya kaget karena mendengar berita kecelakaan tersebut.
2
Saya merasa sangat kesepian karena tidak bisa bertemu dengan keluarga di tanah air.
3
Saya sangat bingung/kesulitan karena pengoperasian komputernya rumit.
4
Saya sangat malu karena salah menyebutkan nama di depan banyak orang.
5
Saya kecewa karena teman tidak datang pada waktu yang telah dijanjikan.
6
Saya sungguh senang karena penyakit ayah saya telah sembuh.
(Catatan Scaffolding & Komparasi: Di Bab 1 kita belajar pola predikat dasar「[A] は [B] です」seperti「私は 嬉しいです」(Saya senang). Di Bab 9, kita belajar memberikan argumen alasan memakai「〜から」seperti「病気が 治りましたから、嬉しいです」. Di Bab 39 ini, kita mengembangkannya menjadi bentuk sambung「〜て」(治って、嬉しいです) yang merupakan cara penutur asli menyatakan luapan perasaan spontan secara jauh lebih halus dan alami, tanpa terkesan memaksakan alasan subjektif kepada lawan bicara.)
/ 5 Pola
2

〜て (で)、〜 (Menyatakan Sebab/Alasan untuk Potensial atau Keadaan)

RUMUS / POLA KALIMAT:
V-て / V-なくて / KS-i くて / KS-na で、〜 (Keadaan/Potensial)
POLA SEBAB-AKIBAT: KEADAAN & KETIDAKMAMPUAN POTENSIAL (状態・可能動詞の理由)
KK-て / KK-なくて / KS-i (〜くて) / KS-na (〜で) 、 [Keadaan Non-Sengaja / Potensial Negatif]
📊 Tabel Perubahan Penyebab & Pasangan Keadaan/Potensial
Klausa pertama adalah faktor penghambat/alasan, sedangkan klausa kedua menyatakan situasi yang tidak dapat dikendalikan atau ketidakmampuan.
Jenis Kata (Penyebab) Bentuk Sambung Penyebab Contoh Pola Kalimat Lengkap
Kata Kerja Positif
動詞 (肯定)
[Bentuk -て]
• 止とまります → 止とまって
• 飲のみます → 飲のんで
• 事故じこで 電車でんしゃが 止とまって、遅おくれました。
(Terlambat karena kereta berhenti akibat kecelakaan.)
• お酒さけを 飲のんで、運転うんてんできません。
(Tidak bisa menyetir karena minum alkohol.)
Kata Kerja Negatif
動詞 (否定)
[Bentuk -なくて]
• 見みつからない → 見みつからなくて
• ない → なくて
• 鍵かぎが 見みつからなくて、部屋へやに 入はいれませんでした。
(Tidak bisa masuk kamar karena kunci tidak ditemukan.)
• 時間じかんが なくて、朝あさごはんを 食たべられませんでした。
(Tidak sempat sarapan karena tidak ada waktu.)
Kata Sifat-i
い形容詞
[〜い → 〜くて]
• 細こまかい → 細こまかくて
• 悪わるい → 悪わるくて
• 字じが 細こまかくて、読よめません。
(Tidak bisa membaca karena tulisannya terlalu kecil.)
• 都合つごうが 悪わるくて、行いけません。
(Tidak bisa pergi karena jadwal berhalangan.)
Kata Sifat-na
な形容詞
[〜な → 〜で]
• 複雑ふくざつ[な] → 複雑ふくざつで
• 邪魔じゃま[な] → 邪魔じゃまで
• 説明せつめいが 複雑ふくざつで、よく わかりませんでした。
(Kurang paham karena penjelasannya rumit.)
• 荷物にもつが 邪魔じゃまで、通とおれません。
(Tidak bisa lewat karena barang menghalangi.)
💡 Catatan Penting Bab 39 Bagian 2
• Klausa Akibat Tanpa Unsur Kehendak (無意志): Berbeda dengan Bagian 1 yang memuat perasaan hati, klausa akibat pada Bagian 2 menyatakan kenyataan faktual yang berada di luar kendali pembicara:
  • Bentuk Potensial Negatif (可能動詞の否定 - Bab 27): 行いけません (tidak bisa pergi), 入はいれません (tidak bisa masuk), 食たべられません (tidak bisa makan), 読よめません (tidak bisa membaca).
  • Kata Kerja Keadaan & Fenomena Spontan (無意志・状態動詞): わかりません (tidak mengerti), 間まに 合あいません (tidak keburu), 遅おくれました (terlambat), 止とまりました (berhenti), 倒たおれました (roboh).
• Etika Bahasa: Menolak Secara Halus & Santun (断りの表現):
Dalam budaya komunikasi Jepang, ketika kamu harus menolak ajakan atau mengabarkan ketidakhadiran, penggunaan pola 〜て / 〜くて (seperti「用事ようじが あって、行いけません」atau「都合つごうが 悪わるくて、参加さんかできません」) terdengar jauh lebih halus dan sopan daripada memakai「〜から」. Pola `〜て` menunjukkan bahwa ketidakhadiranmu disebabkan oleh kondisi objektif yang tak terhindarkan, bukan karena keengganan pribadi.
⚠️
Sering Salah & Perbandingan Kritis (〜て vs 〜から):
• DILARANG untuk Tindakan Sengaja Berencana (意志動詞):
Bila klausa kedua merupakan tindakan yang disengaja, direncanakan, atau merupakan keputusan pribadi pembicara, kamu TIDAK BOLEH memakai sambung 〜て. Harus menggunakan 〜から (Bab 9).
  ❌ 切符きっぷを 買かう お金かねが なくて、銀行ぎんこうへ 行いきました。 (Salah: pergi ke bank adalah tindakan sengaja pembicara)
  ✅ 切符きっぷを 買かう お金かねが ありませんから、銀行ぎんこうへ 行いきました。 (Benar: gunakan 〜から)
  ❌ 明日あした 試験しけんが あって、今晩こんばん 勉強べんきょうします。 (Salah: belajar malam ini adalah kehendak sengaja)
  ✅ 明日あした 試験しけんが ありますから、今晩こんばん 勉強べんきょうします。 (Benar: gunakan 〜から)
• Mengapa Bentuk Potensial Negatif BOLEH memakai 〜て?
Karena kata seperti「行いけません」(tidak bisa pergi) atau「入はいれません」(tidak bisa masuk) bukanlah tindakan sengaja, melainkan keadaan ketidakmampuan yang tak terelakkan akibat penyebab sebelumnya.
💬 Contoh Percakapan Kontekstual
PERCAKAPAN 1 • MENOLAK AJAKAN SECARA HALUS (DI ASRAMA / KAMPUS)
A
Sdr. Miller, akhir pekan hari Sabtu ini bagaimana kalau ikut pergi hiking bersama-sama?
B
Maaf sekali. Pada hari Sabtu keluarga dari kampung halaman datang, sehingga saya tidak bisa bepergian ke mana-mana.
A
Begitu rupanya. Sayang sekali ya. Kalau begitu, lain kali saya ajak lagi ya.
B
Iya, tolong hubungi/ajak saya lagi ya.
PERCAKAPAN 2 • KENDALA PENGOPERASIAN MESIN (DI KANTOR)
A
Santos-san, fotokopi dokumen materi rapat apakah sudah selesai?
B
Maaf, belum selesai. Karena buku panduan pengoperasiannya rumit, saya belum begitu mengerti.
A
Ah, mesin fotokopi yang baru itu ya. Saya pun awalnya sempat kebingungan. Mau saya bantu?
B
Terima kasih banyak! Sangat menolong saya.
📚 Contoh Kalimat Lengkap
1
Hari Sabtu pekan ini karena ada suatu urusan, saya tidak bisa ikut pergi hiking.
2
Karena kunci kamar tidak kunjung ditemukan, saya tidak bisa masuk ke dalam ruangan.
3
Keterangan pada obat ini karena tulisannya terlalu kecil, saya tidak dapat membacanya dengan jelas.
4
Karena ada barang berukuran besar di jalan yang menghalangi, mobil tidak bisa lewat.
5
Karena kereta terhenti akibat kecelakaan tadi pagi, saya tidak sempat tepat waktu pada janji temu.
6
Karena kondisi jadwal saya berhalangan, saya tidak bisa menghadiri rapat hari ini.
(Catatan Scaffolding & Komparasi Antar-Bab:
• Bab 1 (Predikat Kalimat Dasar): Kita pertama kali belajar menyatakan kondisi fakta terpisah seperti「都合が 悪いです」(Kondisi tidak pas) atau bentuk negatif dasar「参加しません」(Tidak ikut). Belum ada relasi logika yang menyambungkan keduanya secara terpadu.
• Bab 9 (Alasan Logis dengan 〜から): Kita belajar menyambungkan alasan subjektif:「都合が悪いですから、行きません」(Karena berhalangan, saya tidak pergi). Pola ini sah, namun dalam etika menolak ajakan orang lain, `〜から` terasa terlalu tegas dan membebankan alasan pribadi kepada lawan bicara.
• Bab 27 (Kata Kerja Bentuk Potensial): Kita mempelajari perubahan kesanggupan dari kata kerja dasar「参加します」menjadi bentuk potensial negatif「参加できません」(Tidak sanggup/tidak bisa ikut).
• Bab 39 Bagian 2 (Sebab Keterbatasan Objektif): Kita menyempurnakan kedua hal di atas menjadi「都合が 悪くて、参加できません」. Bentuk sambung `〜くて` menyajikan alasan secara objektif dan halus (sebagai situasi tak terelakkan di luar kuasa pembicara), menjadikannya ungkapan baku paling sopan dalam percakapan sehari-hari maupun dunia kerja Jepang saat menolak tawaran atau mengabarkan kendala.)
/ 5 Pola
3

Kata Benda で (Sebab dari Fenomena Alam atau Kejadian)

RUMUS / POLA KALIMAT:
N (Fenomena/Kejadian) + で、〜
POLA SEBAB-AKIBAT: FENOMENA ALAM & KEJADIAN (名詞「現象・出来事」+ で)
KB (Bencana / Fenomena / Kejadian / Penyakit) + で + [Dampak Kerusakan / Fenomena Spontan / Ketidakhadiran]
📊 Tabel Pengelompokan Nomina Peristiwa & Pasangan Dampaknya
Partikel で menempel langsung pada kata benda yang menyatakan peristiwa atau bencana tanpa perlu diubah menjadi kata kerja.
Kategori Nomina Penyebab Contoh Kata Benda Peristiwa Contoh Pola Kalimat Lengkap
Bencana Alam & Cuaca Ekstrem
自然災害・気象
• 地震じしん (gempa bumi)
• 台風たいふう (topan / badai)
• 大雨おおあめ (hujan deras)
• 火事かじ (kebakaran)
• 火事かじで 工場こうじょうが 燃もえました。
(Pabrik terbakar hangus karena kebakaran.)
• 台風たいふうで 木きが 倒たおれました。
(Pohon-pohon tumbang karena badai topan.)
Kecelakaan & Kendala Teknis
事故・交通障害
• 事故じこ (kecelakaan lalu lintas)
• 渋滞じゅうたい (kemacetan)
• 故障こしょう (kerusakan mesin)
• 事故じこで 電車でんしゃが 止とまりました。
(Kereta terhenti karena ada kecelakaan.)
• 渋滞じゅうたいで 会議かいぎに 遅おくれました。
(Terlambat menghadiri rapat karena macet.)
Penyakit & Kondisi Fisiologis
病気・生理現象
• 病気びょうき (penyakit / jatuh sakit)
• 風邪かぜ (masuk angin / flu)
• ケガ (luka / cedera fisik)
• 風邪かぜで 学校がっこうを 休やすみました。
(Absen tidak masuk sekolah karena flu.)
• ケガで 試合しあいに 出でられませんでした。
(Tidak bisa ikut bertanding karena cedera.)
💡 Catatan Penting Bab 39 Bagian 3
• Syarat Utama Kata Benda (出来事・現象の名詞): Kata benda sebelum partikel で harus merupakan kata yang mengandung arti peristiwa, kejadian, musibah, atau fenomena alam. Benda mati biasa yang statis (seperti meja, pulpen, nasi) tidak dapat langsung ditempelkan dengan pola sebab ini kecuali terjadi peristiwa pada benda tersebut.
• Ciri Predikat Akibat (Klausa Kedua): Sama halnya dengan Bagian 1 dan 2, kalimat akibat harus menyatakan situasi tanpa kehendak sengaja pembicara (無意志):
  • Kerusakan / Kehancuran Fisik: 倒たおれます (roboh/tumbang), 壊こわれます (rusak), 燃もえます (terbakar), 落おちます (jatuh).
  • Keterhentian Operasional / Keterlambatan: 止とまります (berhenti/macet operasi), 遅おくれます (terlambat), 中止ちゅうしに なります (dibatalkan).
  • Korban / Dampak Manusia: 亡なくなります (meninggal dunia), ケガを します (terluka), 休やすみます (izin tidak hadir).
• Evolusi Makna Partikel で (マルチ機能の整理):
Partikel で memiliki banyak fungsi yang dipelajari bertahap:
1. Bab 5: Alat transportasi / Sarana → タクシーで 行いきます。
2. Bab 6: Lokasi tempat terjadinya aksi → 部屋へやで 本ほんを 読よみます。
3. Bab 39: Penyebab peristiwa atau bencana alam → 大雪おおゆきで 電車でんしゃが 止とまりました。
⚠️
Sering Salah & Perbandingan Kritis (N で vs 〜から):
• DILARANG untuk Kalimat Perintah, Ajakan, atau Permohonan:
Meskipun peristiwa di awal merupakan bencana besar, jika klausa akhir mengandung instruksi permohonan (〜てください) atau ajakan (〜ましょう), kamu TIDAK BOLEH memakai pola「N で」. Harus gunakan pola 〜から / 〜ので atau bentuk waktu 〜のとき.
  ❌ 地震じしんで、机つくえの 下したに 入はいってください。 (Salah: bentuk permohonan instruksi dilarang)
  ✅ 地震じしんの ときは、机つくえの 下したに 入はいってください。 (Benar: gunakan とき)
  ✅ 台風たいふうが 来きますから、早はやく 帰かえりましょう。 (Benar: gunakan 〜から untuk ajakan)
• Hati-hati dengan Kata Benda Fisik Konkret:
Jangan gunakan kata benda fisik polos jika yang dimaksud adalah musibah/kerusakan pada benda tersebut:
  ❌ 車くるまで、遅おくれました。 (Bermakna rancu: "Terlambat dengan naik mobil")
  ✅ 車くるまの 事故じこで、遅おくれました。 (Benar: sebutkan peristiwa kecelakaannya)
💬 Contoh Percakapan Kontekstual
PERCAKAPAN 1 • ALASAN KETERLAMBATAN TIBA DI KANTOR (DI RUANG KERJA)
A
Santos-san, selamat pagi. Hari ini tumben sekali datang terlambat. Ada apa gerangan?
B
Mohon maaf. Karena kecelakaan tadi pagi kereta sempat berhenti, sehingga saya terlambat sampai 30 menit.
A
Ah, kecelakaan di perlintasan kereta itu ya. Berat sekali ya perjalanannya. Kamu tidak terluka kan?
B
Iya, saya tidak apa-apa. Maaf telah membuat Anda khawatir.
PERCAKAPAN 2 • MEMBAHAS BERITA BENCANA TOPAN KEMARIN MALAM
A
Karina-san, apakah kamu sudah melihat berita badai topan kemarin?
B
Iya, saya lihat. Kabarnya banyak pohon yang tumbang akibat hujan lebat dan angin kencang yang dahsyat ya.
A
Tepat sekali. Shinkansen pun sempat terhenti, dan kabarnya banyak orang yang sampai harus bermalam di stasiun.
B
Kekuatan alam memang sungguh dahsyat ya. Mari kita tetap berhati-hati.
📚 Contoh Kalimat Lengkap
1
Gedung tua itu roboh akibat gempa bumi kemarin.
2
Akibat kebakaran besar, pabrik di kota tersebut hangus terbakar habis.
3
Karena kecelakaan di perlintasan kereta, operasional kereta sempat terhenti hingga 2 jam lamanya.
4
Akibat kemacetan parah di jalan, saya terlambat tiba pada waktu rapat yang penting.
5
Kemarin saya tidak masuk bekerja karena terserang flu.
6
Karena badai topan, pohon tumbang sehingga jalannya tidak bisa dilalui.
(Catatan Scaffolding & Komparasi Antar-Bab:
• Bab 1 (Predikat Kalimat Dasar): Kita pertama kali belajar menyatakan fakta terpisah secara mandiri tanpa relasi logika:「今日は 台風です」(Hari ini adalah topan) dan「道が 通れません」(Jalan tidak bisa dilewati). Hubungan sebab-akibatnya belum tersambung dalam satu kalimat.
• Bab 5 & Bab 6 (Partikel で Sarana & Lokasi): Di awal belajar, partikel `で` hanya dikenal untuk sarana transportasi「電車で 行きます」atau tempat terjadinya aktivitas「教室で 勉強します」.
• Bab 9 (Alasan Menggunakan 〜から): Kita belajar menyambungkan dua kalimat klausa utuh secara subjektif:「台風が 来ましたから、道が 通れません」. Kalimat ini benar, namun terasa panjang dan cenderung merupakan argumen personal pembicara.
• Bab 29 (Kata Kerja Intransitif Keadaan): Kita mempelajari perubahan kondisi benda tak bernyawa seperti「木が 倒れています」(Pohon dalam keadaan tumbang).
• Bab 39 Bagian 3 (Sebab Nomina Peristiwa): Di bab ini, struktur disempurnakan menjadi sangat ringkas, padat, dan objektif: [Nomina Fenomena] + で (台風で) langsung disambungkan dengan pola KK-て (倒れて) dan diakhiri dengan ketidakmampuan potensial (通れません). Inilah struktur formal standar yang digunakan oleh media berita, laporan kepolisian, maupun percakapan orang dewasa di Jepang untuk mengabarkan situasi darurat secara profesional.)
/ 5 Pola
4

〜ので、〜 (Menyatakan Sebab/Alasan yang Diperlembut)

RUMUS / POLA KALIMAT:
Bentuk Biasa (KS-na な / KB な) + ので、〜
POLA SEBAB-AKIBAT OBJEKTIF & SANTUN: BENTUK BIASA + ので (普通形「ナ形・名詞+な」+ ので)
Bentuk Biasa (KK / KS-i) / KS-na [〜な] / KB [〜な] + ので + [Klausa Utama: Akibat / Permohonan Izin / Instruksi Halus]
📊 Tabel Perubahan Bentuk Kata Sambung〜ので
Pola 〜ので menempel pada Bentuk Biasa (普通形). Perhatikan khusus bentuk positif sekarang untuk KS-na dan Kata Benda yang wajib mengubah akhiran だ menjadi な.
Kategori Kata Perubahan Sambung ke 〜ので Contoh Pola Kalimat Lengkap
Kata Kerja (動詞)
Bentuk Kamus / ない / た / なかった
• 行いく + ので
• 分わからない + ので
• 用事ようじが あった + ので
• 操作そうさの 仕方しかたが 分わからないので、教おしえて いただけませんか。
(Karena tidak tahu cara pengoperasiannya, bisakah Anda mengajari saya?)
Kata Sifat-i (い形容詞)
〜い / 〜くない / 〜かった / 〜くなかった
• 都合つごうが 悪わるい + ので
• 気分きぶんが わるくない + ので
• 痛いたかった + ので
• 気分きぶんが 悪わるいので、早退そうたいしても よろしいでしょうか。
(Karena badan saya terasa tidak enak, bolehkah saya izin pulang cepat?)
Kata Sifat-na (な形容詞)
★ Positif: 〜な + ので
Lainnya: ではない / だった / ではなかった
• 邪魔じゃま[な] → 邪魔じゃまな + ので
• 複雑ふくざつ[な] → 複雑ふくざつな + ので
• 暇ひまではない + ので
• ここは 邪魔じゃまなので、荷物にもつを 向むこうへ 動うごかしてください。
(Karena barang di sini menghalangi, tolong pindahkan ke sebelah sana.)
Kata Benda (名詞)
★ Positif: 〜な + ので
Lainnya: ではない / だった / ではなかった
• 用事ようじ → 用事ようじな + ので
• 雨あめ → 雨あめな + ので
• 休やすみだった + ので
• 今日きょうは 用事ようじなので、5時じに 帰かえらせて いただきます。
(Karena hari ini ada urusan, saya mohon izin pulang pada pukul 5.)
💡 Catatan Penting Bab 39 Bagian 4
• Nuansa Alasan Objektif & Lembut: Partikel sambung 〜ので menyajikan hubungan sebab-akibat sebagai suatu kondisi alamiah atau proses yang tak terhindarkan. Alasan yang diutarakan tidak terkesan menonjolkan ego atau pemaksaan pendapat pembicara, melainkan memaparkan kenyataan faktual sehingga lawan bicara dapat memahaminya secara nyaman.
• Aturan Emas Penggunaan di Dunia Formal & Bisnis: Karena sifatnya yang halus dan santun, 〜ので adalah pilihan wajib saat kamu:
  • Meminta Izin / Permohonan Santun: 〜ても いいですか (bolehkah saya...), 〜て いただけませんか (bisakah Anda membantu...).
  • Menolak Ajakan / Mengabarkan Kendala: Menyampaikan penolakan tanpa menyakiti perasaan lawan bicara atau atasan.
  • Meminta Maaf Atas Keterlambatan: Memberikan alasan keterlambatan secara profesional.
• Kebebasan Predikat Klausa Utama (Perbedaan Mutlak dengan 〜て): Pada Bagian 1, 2, dan 3, pola sambung 〜て / N で dilarang keras diikuti permohonan (`〜てください`) atau ajakan (`〜ましょう`). Namun, pada 〜ので, kamu bebas menyambungkannya dengan bentuk permohonan santun, instruksi halus, maupun ajakan karena 〜ので sudah memperhalus alasan di awalnya.
⚠️
Sering Salah & Matriks Perbandingan Tiga Serangkai (〜ので vs 〜から vs 〜て):
• JANGAN Pernah Menulis「〜だので」:
Untuk Kata Sifat-na dan Kata Benda dalam bentuk positif masa sekarang, akhiran だ harus berganti menjadi な sebelum disambungkan dengan ので (persis sama dengan aturan `〜んです` di Bab 26).
  ❌ 雨あめだので、タクシーで 行いきます。 (Salah besar: bentuk だので tidak ada dalam bahasa Jepang standar)
  ✅ 雨あめな ので、タクシーで 行いきます。 (Benar: KB + なので)
  ❌ 邪魔じゃまだので、片付かたづけて ください。
  ✅ 邪魔じゃまな ので、片付かたづけて ください。 (Benar: KS-na + なので)
• Perbandingan Derajat Kesantunan & Subjektivitas:
1. 〜から (Bab 9): Alasan subjektif kuat penutur. Jika dipakai meminta izin atau menolak kepada atasan, terkesan mendikte atau bersikeras.
2. 〜て / 〜くて / 〜で (Bab 39 Pt 1-3): Alasan alamiah, tetapi kalimat akhir tidak boleh ada permohonan atau instruksi.
3. 〜ので (Bab 39 Pt 4): Sangat halus, santun, objektif, dan dapat digabung dengan permohonan santun (`〜て いただけませんか`, `〜ても よろしいですか`).
💬 Contoh Percakapan Kontekstual
PERCAKAPAN 1 • MEMOHON IZIN PULANG AWAL KEPADA ATASAN (DI KANTOR)
A
Manajer, apakah ada waktu sebentar? Sebenarnya karena saya demam sejak pagi, saya ingin pergi memeriksakan diri ke rumah sakit.
B
Wah, gawat kalau begitu. Wajahmu juga terlihat pucat. Urusan pekerjaan tidak apa-apa, segeralah pulang dan istirahatlah.
A
Terima kasih banyak. Maaf telah merepotkan Anda. Saya mohon pamit duluan.
PERCAKAPAN 2 • MEMINTA BANTUAN DI MEJA RESEPSIONIS HOTEL
A
Permisi. Karena saya kurang memahami cara pengoperasian AC ini, bisakah Anda tolong memeriksanya sebentar?
B
Baik, saya mengerti. Karena staf petugas kami akan segera menuju ke kamar Anda, mohon tunggu sebentar.
A
Terima kasih banyak. Mohon bantuannya.
📚 Contoh Kalimat Lengkap
1
Karena setelah ini saya hendak pergi ke kantor wali kota, saya akan kembali pada pukul 3.
2
Karena di tengah perjalanan sempat terjadi kecelakaan, bus mengalami keterlambatan 15 menit.
3
Karena pengoperasian mesin fotokopi ini cukup rumit, tolong bantu saya sebentar.
4
Karena besok merupakan hari libur kantor, balasan surel baru akan dikirim lusa.
5
Karena area di depan meja resepsionis sempit, mohon antre dengan tertib dalam satu barisan.
6
Karena kondisi jadwal saya berhalangan, apakah saya diperkenankan izin tidak menghadiri rapat hari ini?
(Catatan Scaffolding & Komparasi Antar-Bab:
• Bab 1 (Predikat Kalimat Dasar): Kita pertama kali belajar menyatakan kondisi faktual secara terpisah:「都合が 悪いです」(Kondisi tidak memungkinkan) dan permohonan izin「休みます」(Saya libur). Di tahap awal, kita belum mampu menggabungkan keduanya menjadi satu kalimat penalaran.
• Bab 9 (Alasan Logis Subjektif dengan 〜から): Kita belajar menyambungkan alasan:「都合が悪いですから、休みます」(Karena jadwal saya berhalangan, saya libur). Pola ini benar secara tata bahasa, namun dalam etika sosial Jepang, `〜から` terkesan terlalu menonjolkan alasan pribadi dan mendikte lawan bicara, sehingga kurang sopan bila ditujukan kepada atasan.
• Bab 20 (Bentuk Biasa / 普通形): Kita menguasai konjugasi bentuk kasual/biasa yang menjadi fondasi wajib sebelum menyambung kata sambung gramatikal.
• Bab 26 (Penjelasan Situasi 〜んです): Kita belajar bahwa untuk kata benda/KS-na sebelum `んです` harus disisipkan partikel `な` (contoh: 用事なんです). Pola perubahan sisipan `な` inilah yang kini dipakai kembali di Bab 39.
• Bab 39 Pt 1–3 (Bentuk Sambung 〜て / N で): Kita belajar mengungkapkan sebab alamiah:「都合が 悪くて、参加できません」(Karena berhalangan, saya tidak bisa ikut). Sayangnya, pola sambung `〜て` memiliki batasan keras yaitu TIDAK BISA digabungkan dengan kalimat permohonan izin (〜てもいいですか) ataupun instruksi tolong (〜てください).
• Bab 39 Bagian 4 (Puncak Kesopanan 〜ので): Di sini, seluruh kelemahan tersebut terselesaikan dengan sempurna! Pola Bentuk Biasa + ので menyajikan alasan secara objektif dan halus, sekaligus LEGAL dan SAH digabungkan langsung dengan permohonan izin tingkat tinggi「〜ても よろしいでしょうか」. Inilah tingkatan berbahasa Jepang yang sangat elegan, sopan, dan wajib dikuasai untuk lingkungan perkantoran maupun studi di Jepang.)
/ 5 Pola
5

〜途中で (Di Tengah Perjalanan / Di Tengah Kegiatan)

RUMUS / POLA KALIMAT:
V-Kamus / N の + 途中で、〜
POLA KEJADIAN DI TENGAH PROSES / PERJALANAN: V-KAMUS / N の + 途中で (辞書形・名詞+の+途中で)
KK Bentuk Kamus (辞書形) / KB + の + 途中とちゅうで + [Kejadian / Insiden Tiba-tiba / Interupsi Aksi Lain]
📊 Tabel Perubahan Bentuk Sambung ke 〜途中で
Pola 〜途中で menempel pada Kata Kerja Bentuk Kamus (Bentuk Sekarang/Akan) atau Kata Benda Peristiwa + の. Menandakan suatu titik ketika proses utama belum tuntas.
Kategori Kata Bentuk Sambung ke 途中で Contoh Pola Kalimat Lengkap
Kata Kerja Perjalanan / Perpindahan
移動動詞 (辞書形)
• 来くる + 途中とちゅうで
• 帰かえる + 途中とちゅうで
• 行いく + 途中とちゅうで
• 家うちへ 帰かえる 途中とちゅうで、スーパーに 寄よりました。
(Di tengah perjalanan pulang ke rumah, saya mampir ke supermarket.)
Kata Kerja Aktivitas Berkesinambungan
継続動詞 (辞書形)
• 話はなす + 途中とちゅうで
• 食たべる + 途中とちゅうで
• 走はしる + 途中とちゅうで
• 話はなしを 聞きく 途中とちゅうで、眠ねむく なって しまいました。
(Di tengah-tengah mendengarkan cerita, saya jadi mengantuk.)
Kata Benda Peristiwa / Kegiatan
★ Wajib Tambah Partikel の
出来事・行事の名詞
• マラソン + の + 途中とちゅうで
• 会議かいぎ + の + 途中とちゅうで
• 旅行りょこう + の + 途中とちゅうで
• 会議かいぎの 途中とちゅうで、気分きぶんが 悪わるく なりました。
(Di tengah-tengah rapat, kondisi badan saya mendadak drop/buruk.)
💡 Catatan Penting Bab 39 Bagian 5
• Makna Hakiki「〜途中で」: Kata 途中とちゅう bermakna "setengah jalan" atau "di tengah proses". Penambahan partikel で mengubahnya menjadi keterangan penunjuk titik tempat/waktu terjadinya suatu peristiwa atau tindakan lain sebelum proses utama tersebut tuntas.
• Ciri Khas Klausa Kedua (Interupsi / Perubahan Tiba-tiba): Bagian kalimat setelah 途中で umumnya berupa:
  • Insiden / Gangguan Mendadak: 事故じこが あった (terjadi kecelakaan), 雨あめが 降ふってきた (hujan mulai turun), 電車でんしゃが 止とまった (kereta berhenti).
  • Perubahan Kondisi Fisik: 気分きぶんが 悪わるくなった (merasa mual/kurang sehat), 足あしが 痛いたくなった (kaki terasa sakit).
  • Aksi Singkat yang Menyela: 寄よりました (mampir sejenak), 電話でんわが かかってきた (ada panggilan telepon masuk).
• Perbedaan Fungsi「途中」vs「途中で」:
- 途中 (sebagai KB predikat / tujuan): 学校へ 行く 途中です (Saya sedang dalam perjalanan menuju sekolah).
- 途中で (sebagai penanda titik terjadinya peristiwa lain): 学校へ 行く 途中で、財布を 落としました (Di tengah perjalanan ke sekolah, dompet saya terjatuh).
⚠️
Sering Salah & Matriks Perbandingan (途中で vs 〜ながら vs 〜間に):
• JANGAN Menggunakan Bentuk Lampau Sebelum 途中:
Karena aksi utama masih berlangsung dan belum tuntas saat insiden terjadi, kata kerja yang menempel WAJIB Bentuk Kamus (辞書形), meskipun keseluruhan kalimat menceritakan kejadian masa lalu.
  ❌ 家うちへ 帰かえった 途中とちゅうで、友達ともだちに 会あいました。 (Salah: bentuk た tidak boleh menempel pada 途中)
  ✅ 家うちへ 帰かえる 途中とちゅうで、友達ともだちに 会あいました。 (Benar: gunakan Bentuk Kamus 帰る)
• JANGAN Menghilangkan Partikel「の」Setelah Kata Benda:
  ❌ マラソン 途中とちゅうで、倒たおれました。 (Salah: KB wajib menyambung dengan の)
  ✅ マラソン の 途中とちゅうで、倒たおれました。 (Benar: KB + の途中で)
• Perbandingan Tiga Pola yang Mirip:
1. 〜ながら (Bab 28): Dua aksi sengaja dilakukan bersamaan oleh 1 orang (contoh: 音楽を 聞きながら 走る = berlari sambil mendengar musik).
2. 〜間に (Bab 33): Menunjukkan rentang waktu umum saat kejadian lain terjadi (contoh: 留守の間に 泥棒が入った = maling masuk selama saya pergi).
3. 〜途中で (Bab 39 Pt 5): Khusus rute perjalanan atau aksi berkelanjutan yang terputus/tersela secara tiba-tiba oleh suatu interupsi.
💬 Contoh Percakapan Kontekstual
PERCAKAPAN 1 • ALASAN TERLAMBAT TIBA KARENA HUJAN DERAS DI JALAN (DI KANTOR)
A
Miller-san, selamat pagi. Bajumu basah kuyup begitu ya. Ada apa gerangan?
B
Selamat pagi. Di tengah perjalanan datang ke kantor tadi, tiba-tiba turun hujan yang sangat lebat.
A
Pantas saja. Kamu rupanya tidak membawa payung ya. Segera keringkan dengan handuk agar tidak masuk angin ya.
B
Terima kasih banyak. Akan segera saya lakukan.
PERCAKAPAN 2 • KONDISI FISIK DROP DI TENGAH PERTANDINGAN MARATON
A
Karina-san, bagaimana lomba maraton antarwarga kemarin? Apakah kamu bisa berlari sampai garis akhir?
B
Tidak, di tengah-tengah maraton kaki saya mendadak terasa sakit, sehingga akhirnya saya terpaksa berhenti.
A
Wah, gawat juga ya kalau begitu. Apakah cederanya sekarang sudah baik-baik saja?
B
Iya, karena sudah diperiksakan ke rumah sakit, sekarang sudah tidak perlu khawatir lagi.
📚 Contoh Kalimat Lengkap
1
Di tengah perjalanan datang ke kantor, tiba-tiba turun hujan lebat.
2
Di tengah perjalanan pulang ke rumah, saya mampir ke toko buku stasiun dan membeli kamus.
3
Di tengah-tengah jalannya rapat penting, ada panggilan telepon masuk dari pelanggan.
4
Di tengah-tengah maraton, tiba-tiba kondisi fisik saya memburuk lalu saya pingsan/roboh.
5
Di tengah-tengah menyampaikan pidato, saya sampai lupa apa yang hendak saya bicarakan.
6
Karena di tengah perjalanan menuju kantor terjadi kecelakaan, keretanya terhenti sehingga saya berakhir terlambat.
(Catatan Scaffolding & Komparasi Antar-Bab:
• Bab 1 (Predikat Kalimat Dasar): Di awal belajar, kita hanya bisa membuat kalimat fakta lepas tanpa relasi kronologis:「会社へ 行きます」(Saya pergi ke kantor) dan「事故が あります」(Ada kecelakaan). Belum mampu merangkainya menjadi satu alur kejadian.
• Bab 9 (Alasan Logis Subjektif 〜から): Kita belajar menyambungkan dua kalimat:「事故がありましたから、遅れました」. Benar, tapi belum bisa menunjukkan di mana atau kapan persisnya insiden tersebut memotong perjalanan kita.
• Bab 14 (Urutan Aksi Bentuk 〜て): Kita belajar menyambung aksi yang berjalan berurutan:「会社へ 行って、仕事を します」. Namun bentuk ini mengasumsikan aksi pertama selesai dulu baru lanjut aksi kedua, bukan tersela di tengah-tengah jalan.
• Bab 28 (Aksi Simultan 〜ながら): Kita belajar dua aksi sengaja yang berlangsung paralel:「音楽を 聞きながら 行きます」(Pergi sambil mendengarkan musik). Pola ini hanya untuk dua tindakan yang dikehendaki secara sadar bersamaan, bukan untuk insiden yang menginterupsi.
• Bab 39 Pt 1–4 (Rangkaian Sebab-Akibat Kompleks): Kita mempelajari sebab emosi/keadaan (`〜て`), bencana alam (`N で`), dan penuturan alasan objektif santun (`〜ので`).
• Bab 39 Bagian 5 (Puncak Integrasi Peristiwa Tersela): Di bagian ini, kita akhirnya mampu menggabungkan seluruh konsep tersebut menjadi satu kalimat utuh bercita rasa bahasa penutur asli tingkat lanjut: Titik interupsi rute (行く途中で) + Klausa sebab objektif (事故があったので) + Dampak keadaan tak disengaja (電車が止まって) + Penyesalan spontan (遅れてしまいました). Kalimat ini adalah mahakarya tata bahasa yang merangkum kurikulum Minna no Nihongo secara sempurna dan profesional!)
/ 5 Pola

Daftar Kosakata

47 Kata
1
答えますこたえます
Menjawab (pertanyaan)
Verb
2
通りますとおります
Lewat (jalan)
Verb
3
びっくりします
Terkejut, kaget
Verb
4
がっかりします
Kecewa, putus asa
Verb
5
安心しますあんしんします
Bersenang hati, merasa lega
Verb
6
遅刻しますちこくします
Terlambat
Verb
7
早退しますそうたいします
Pulang sebelum waktunya
Verb
8
けんかします
Bertengkar
Verb
9
複雑なふくざつな
Rumit
Adjective
10
邪魔なじゃまな
Gangguan
Adjective
11
汚いきたない
Kotor
Adjective
12
嬉しいうれしい
Senang
Adjective
13
恥ずかしいはずかしい
Malu
Adjective
14
火事かじ
Kebakaran
Noun
15
事故じこ
Kecelakaan
Noun
16
お見合いおみあい
Pertemuan pertama perjodohan
Noun
17
電話代でんわだい
Rekening telepon, biaya telepon
Noun
18
~代~だい
Rekening, ongkos, tarif, sewa, biaya
Suffix
19
フロント
Bagian resepsionis di hotel
Noun
20
~号室~ごうしつ
Nomor kamar -
Suffix
21
汗あせ
Keringat (berkeringat)
Noun
22
タオル
Handuk
Noun
23
せっけん
Sabun
Noun
24
大勢おおぜい
Banyak orang
Noun
25
お疲れさまでしたおつかれさまでした
Terima kasih atas kerjasamanya
Phrase
26
伺いますうかがいます
Saya akan datang (kenjougo いきます)
Verb
27
途中とちゅう
Di tengah perjalanan
Noun
28
トラック
Truk
Noun
29
ぶつかります
Bertubrukan, menabrak
Verb
30
並びますならびます
Berbaris
Verb
31
大人おとな
Orang dewasa
Noun
32
洋服ようふく
Pakaian ala barat
Noun
33
西洋化しますせいようかします
Membaratkan; mengalami westernisasi
Verb
34
合いますあいます
Cocok, sesuai
Verb
35
今ではいまでは
Sekarang
Adverb
36
成人式せいじんしき
Upacara hari dewasa
Noun
37
楽しいたのしい
Senang, gembira
Adjective
38
羨ましいうらやましい
Iri
Adjective
39
懐かしいなつかしい
Rindu, kangen
Adjective
40
うっとりする
Terpesona
Verb
41
いらいらする
Gelisah, kesal
Verb
42
どきどきする
Berdebar-debar, dag dig dug
Verb
43
はらはらする
Hati berdebar-debar dan merasa khawatir
Verb
44
わくわくする
Tidak sabar menunggu
Verb
45
津波つなみ
Tsunami
Noun
46
会場かいじょう
Tempat acara; lokasi/venue
Noun
47
伝統的なでんとうてきな
Secara tradisional
Adjective